Aku pernah jatuh cinta Pada laki-laki yang di matanya tersimpan senyuman Yang tak pernah padam Kadang ia tertawa jenaka Kadang bibirnya ...

Aku pernah jatuh cinta
Pada laki-laki yang di matanya tersimpan senyuman
Yang tak pernah padam

Kadang ia tertawa jenaka
Kadang bibirnya tersimpul rapat
Kadang tangannya dibiarkan terbuka
Kadang ia merengkuh enggan

Tapi, di luar itu semua, ia sangat bersahaja

Aku belum pernah jatuh cinta
Pada laki-laki yang menyimpan matahari
Untukku saat mendung datang

Lalu ia datang
Membawa semangkuk kehangatan
Matahari yang ia ciptakan untuk mengusir dukaku

Aku jatuh cinta
Ketika matahari yang ia bawa menjadi abadi
Ketika mendung tak pernah datang lagi
Ketika benih menjadi mimpi
Dan titik menjadi hamparan kosong yang tak terhingga
Menyentuh jejak, menapak kesejukan

Itulah cinta yang hangat
Tidak sederhana, tapi menghangatkan
Bukankah dalam setiap hangat, Ia hadir?

Jakarta, 31 Januari 2016.

- untuk RN, yang inisial namanya ada dalam namaku -