Nah, jadi begini ceritanya. Mmm.. sebaiknya saya mulai dengan pertanyaan, "Pulau Sika itu ada di mana yaa??" Jawabannya, Pulau Sik...

Mitos Seputar Pulau Sika

Nah, jadi begini ceritanya. Mmm.. sebaiknya saya mulai dengan pertanyaan, "Pulau Sika itu ada di mana yaa??" Jawabannya, Pulau Sika ada di seberang Pantai Mali, Alor, Nusa Tenggara Timur (mmm.. mungkin sebelah timur Pantai Mali, ya --a). Pulau Sika adalah Pulau Kecil yang tidak berpenghuni. Maksudnya pulau tidak berpenghuni tentu bukan pulau yang benar-benar kosong. Pulau ini tidak dihuni oleh manusia dan hampir tidak pernah ada manusia yang menginjakkan kakinya di sana. Ya, hanya hewan-hewan liar yang hidup di pulau ini. Jadi, jika pertama kali menginjakkan kaki di sana, yang terdengar hanya suara binatang-binatang hutan dan tak akan terasa hawa keberadaaan manusia.
mmm.. informasi seputar Pulau Sika mungkin cukup sampai di situ saja ya.. Sekarang kita masuk ke fokus utama. Mitos seperti apakah yang meliputi Pulau Sika??
Ya, jadi, suami kakak sepupuku mengatakan ini padaku saat aku bertamasya ke Pantai Mali. Saat itu adalah hari terakhir aku berada di Alor. Kak Misran, nama suami kakak sepupuku, mengatakan bahwa pulau yang ada di sana adalah Pulau Sika (sambil menunjuk ke arah Pulau Sika).


Kurang lebih di sanalah letak Pulau Sika.

Lalu, aku bilang, "ina boleh ke sana gak??". Terus, dia jawab, "gak boleh. ina kan orang baru, jadi gak boleh ke sana." Nah, yang terjadi kemudian adalah rangkaian dialog. A adalah aku, dan B adalah Kak Misran.
A: lho?? kenapa
B: iya, soalnya di sana gak boleh didatengin orang baru.
A: iya, kenapa??
B: di sana itu tempat keramat. itu pulau klo ina dateng ke sana sepiii.. gak ada suaranya..
A: heee?? kenapa??
B: itu pulau gak ada orangnya.. isinya cuma binatang-binatang aja..
A: terus, kenapa jadi gak boleh ke sana?? pan seru dong klo bisa kemah di sana..
B: karena gak ada orangnya, pulau itu jadi gak ada hawa manusianya.. waktu itu pernah ada haji yang dateng ke situ terus dia digigit nyamuk dan nyamuknya dipukul. eh pas balik, dia langsung muntah-muntah dan demam.
A: Hee??
B: jadi di sana itu semut aja gak boleh diinjek.. nyamuk juga gak boleh ditepok.. klo ke sana pokoknya lewat aja terus baca-baca.. klo gak pulang-pulang nanti ditempel lho~
A: ditempel setan maksudnya??
B: ya iya, penghuni pulau itu.. dulu juga kakak mis pernah nganterin orang mau foto pemandangan di situ dan fotonya gak ada yang jadi.. semuanya item.. trus pulang-pulang orangnya sakit sampe meninggal..
A: heee?? kok bisa??
B: ya gitu.. pulaunya kan memang keramat.. angker gitu..
A: oooh~

nah.. kata oooh~ itu telah mengakhiri dialog singkat kami mengenai mitos Pulau Sika. Mitos itu adalah kepercayaan yang beredar dalam masyarakat daerah sekitar situ. Aku sii saat itu karena berada di sana jadinya mau gak mau percaya aja. Takut kenapa-kenapa.. hehheee..

*nb: itu dialog di atas sudah diedit.. dialog sebenarnya, Kak Misran bicara bahasa Indonesia campur bahasa Alor. :)


You may also like

Tidak ada komentar: